Editorial
‘TULANG PAHA’ DI JANTUNG EROPA
Menara
Eiffel adalah lambang kota Paris, ibukota negara Prancis. Selain
membuat orang kagum dengan keindahannya, menara ini pun benar-benar
merupakan sebuah keajaiban teknik. Bangunan tinggi ini sungguh kokoh.
Menara ini mampu menahan angin dan guncangan paling kuat. Tapi,
tahukah
Anda, sumber ilham di balik Menara Eiffel-lah yang
justru paling menarik. Menara ini diilhami oleh rancangan tulang
tubuh manusia, yakni tulang paha kuat yang menyangga sebagian besar
berat tubuh.
Ahli anatomi, Hermann von Meyer, yang mempelajari kerangka
manusia di awal tahun 1850-an, menemukan hal yang cukup menarik:
Dalam kedudukan tegak, tulang paha manusia mampu menopang beban
seberat satu ton. Selain itu, tulang ini terbentuk atas jeruji yang
saling berhubungan, seperti sebuah sangkar.
Di tahun 1866, insinyur Swiss, Karl Cullman menemukan
bahwa struktur tulang bertumpu pada rancangan yang amat baik. Jeruji
berbentuk sangkar ini mengurangi dampak beban atau tekanan apa pun
yang dikenakan terhadap tulang. Ini karena jeruji tersebut disusun
sepanjang garis gaya yang timbul saat berdiri. Cullman berpikir
bahwa keajaiban penciptaan ini mungkin dapat pula digunakan dalam
arsitektur modern.

Struktur jeruji yang ringan tapi kokoh pada tulang manusia (kanan)
digunakan dalam konstruksi bangunan (kiri), termasuk menara
Eiffel di Paris, Prancis |
Menara Eiffel pun dibangun dengan jeruji bak sangkar,
persis seperti pada tulang paha. Diperlukan waktu lebih dari 26
tahun, sejak tahun 1887, untuk menyelesaikan menara berketinggian
321 dan berbobot sekitar 9.000 ton ini. Demikianlah, keajaiban dari
Allah pada tubuh manusia telah menjadi sumber ilham bagi teknologi.
Kini, pengetahuan mengenai alam telah dimanfaatkan
di banyak bidang, dari teknik rancang bangun hingga kesehatan. Dan
pengetahuan ini telah memicu munculnya satu cabang baru ilmu pengetahuan:
Biomimetika.
Ilmu biomimetika mempelajari rancangan atau desain
di alam, dan menciptakan pemecahan masalah berdasarkan rancangan
ini. Alasan mengapa rancangan di alam sedemikian sempurna sehingga
mengilhami teknologi adalah karena seluruh alam ciptaan Allah. Allah
yang Mahakuasa menyingkapkan contoh kearifanNya yang tak terhingga
pada makhluk yang Dia ciptakan.
Surat
Pembaca
PENGIRIMAN TEPAT WAKTU
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Setelah membaca majalah Insight, ana sangat tertarik dan bangga
terhadap majalah Insight ini. Ana mengetahui banyak musuh Islam
yang tidak menyukai Islam jaya di dunia. Contohnya saja teori Darwin
yang harus dipelajari di setiap sekolah negeri ini. Ana dukung terbitnya
majalah ini. Tolong yach...majalah ini waktu pengirimannya tepat
tanggalnya di Jombang Ja-Tim. Terima kasih atas perjuangannya menegakkan
ajaran Allah di muka bumi ini.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Achmad Effendi (akhi_efendi@yahoo.com)
Terima kasih atas dukungannya terhadap Insight. Mohon
maaf bila Insight sampai kepada pembaca tidak tepat waktu. Semoga
ke depannya, Insight sampai kepada Saudara tepat pada waktunya.
PROFIL ILMUWAN MUSLIM
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Kakak Redaksi, saya punya usulan untuk Insight. Bagaimana kalau
Insight menampilkan profil ilmuwan-ilmuwan Islam, agar masyarakat
tidak hanya mengetahui ilmuwan-ilmuwan non muslim, dimana dibahas
sejarahnya dan hasil penemuannya, agar Insight tambah bermutu dan
dapat memberikan pemahaman tentang ilmuwan muslim lebih top dari
ilmuwan yang lain.
Wawan Kurniawan - IPB Bogor
Terima kasih atas masukannya, insha Allah akan menjadi
pertimbangan redaksi.
INGIN KIRIM ARTIKEL
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Nama saya Tommy, berdomisili di kawasan Cijantung. Sebagai pecinta
majalah Insight, ada
beberapa hal yang ingin saya tanyakan :
1. Saya agak kesulitan mendapatkan majalah ini. Padahal di sini
banyak terdapat kios penjual koran dan majalah. Apakah bagian sirkulasi
ada kesulitan dalam sistem distribusinya atau distribusinya hanya
untuk pelanggan tetap saja?
2. Apakah pendistribusiannya hanya untuk Jakarta saja atau sudah
luar Jakarta?Sehingga saya tidak sulit mendapatkan Insight kalau
sedang berada di luar Jakarta.
3. Saya ingin mengirim artikel. Boleh tidak artikelnya hasil translate
dari tulisan orang lain? Atau harus hasil tulisan sendiri dengan
pustakanya dari berbagai sumber.
Tommy (tomwisata@yahoo.com)
Insight tersebar hampir di seluruh Indonesia, silakan
hubungi agen terdekat, alamatnya ada di halaman distributor Insight.
Silakan kirim artikel tulisan sendiri dengan menyertakan pustakanya.
Kami tunggu, ya!
Dari
Kami
TAHUN BARU
Assalamu’alaikum
wr. wb.
Pembaca budiman, tahun baru seringkali dirayakan oleh sebagian
orang. Begitu meriahnya perayaan ini sehingga tak jarang manusia
begitu tenggelam dalam kegembiraan, pesta pora, dan aneka hiburan
lainnya. Tentunya kita patut bertanya, mengapa manusia begitu gembira
dengan datangnya tahun baru? Sesuatu yang menggembirakan dan membahagiakan
pastilah sesuatu yang telah atau paling tidak diyakini akan mendatangkan
keuntungan. Begitulah, tak sepatutnya kita bergembira dengan sesuatu
yang kita tidak jelas apa manfaatnya, atau tidak yakin sepenuhnya
akan kebaikan yang akan kita terima.
Pembaca budiman, apa pun yang terjadi, kami, dan tentunya Anda
semua, patut menjadi yang bergembira dengan bergantinya tahun ini,
dan bersyukur kepada Allah. Yang pasti, telah terbukti bahwa bergantinya
tahun ini semakin menambah semangat berkarya kami, para staf redaksi
INSIGHT, dan semangat membaca Anda semua. Kita berharap amal yang
mungkin sedikit ini dijadikan Allah sebagai keberkahan, seiring
dengan bertambahnya usia kita akibat bergantinya tahun. Amin.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Redaksi
Bahasan
Utama - 1
TETAP BERSIH
HANYA DENGAN AIR HUJAN
Gedung
pencakar langit merupakan kebanggaan abad ke-21. Namun bangunan
megah ini memunculkan satu masalah baru yang memeras otak para arsitek
dan insinyur, yakni bagaimana menjaga bagian luar gedung tinggi
agar tetap bersih.
Banyak perusahaan di seluruh dunia melakukan penelitian
dan mencoba mencari jalan keluar permasalahan ini. Ternyata, jawaban
itu tak datang dari laboratorium dan teknologi, tapi dari tempat
yang sangat akrab: alam.
Bunga teratai yang dikenal sebagai lili putih tumbuh
di lingkungan kotor berlumpur. Meskipun begitu, daunnya selalu bersih.
Ada butiran debu pada permukaan teratai ini. Namun bunga ini menghilangkannya
dengan cara paling menarik. Teratai mengalirkan tetesan air hujan
pada permukaan daunnya ke arah butiran debu. Tetesan air hujan menghimpun
seluruh debu, membawanya mengalir ke bawah dan jatuh ke permukaan
tanah. Akhirnya, daun pun kembali bersih tanpa noda. Inilah mengapa
teratai selalu tetap bersih.
Sifat teratai ini, kini digunakan dalam perancangan
bagian luar gedung. Sebuah perusahaan, ISPO, bahkan membuat bahan
pelapis luar yang disebut Lotusan (“Lotus” berarti “teratai”).
Perbedaan antara dua permukaan yang dilapisi dan yang tidak dilapisi
Lotusan dapat dilihat jelas. Permukaan yang dilapisi Lotusan mampu
membersihkan permukaannya sendiri dengan tetesan air hujan, persis
seperti teratai.

Permukaan yang dilapisi (kiri dan kanan) dan tidak dilapisi
(tengah) cat atau pelapis khusus dengan sifat menyerupai permukaan
teratai. Pelapis khusus memungkinkan butiran-butiran air menghimpun
kotoran yang dilaluinya. |
Begitulah, tumbuhan memberikan pemecahan masalah yang
tak mampu dilakukan oleh arsitek, insinyur dan perusahaan terkemuka
penghasil bahan. Untuk memecahkan masalah ini, tumbuhan perlu menguasai
ilmu fisika, kimia, biologi molekuler dan rancangan industri. Namun
teratai tak memiliki mata, telinga ataupun otak. Kenyataan bahwa
teratai memiliki perangkat khusus sehingga mampu membersihkan bagian
luarnya dengan cara ini, adalah bukti bahwa kecerdasan yang mengungguli
manusialah yang telah membuatnya. Dengan kata lain, Allah-lah yang
telah menciptakannya. Inilah cara Allah mengungkapkan bahwa terdapat
tanda-tanda kebesaranNya pada tumbuhan di alam, bagi orang-orang
yang memahami:
Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit,
lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan,
maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau,
Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak;
dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan
kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima
yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya
berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada
yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang
yang beriman. (QS. Al An’aam, 6:99)
Bahasan
Utama - 2
KAPAL SELAM BERKULIT LUMBA-LUMBA

Lumba-lumba: mamalia laut yang lucu, cerdas, ramah dan suka
menolong. |
Siapa yang tidak terpesona melihat
mamalia lucu ini? tidak hanya gaya berenangnya yang begitu indah,
namun juga kemampuannya melesat dengan cepat di samudera luas. Makhluk
Allah yang dikenal ramah dan suka menolong ini ternyata juga menjadi
ilham bagi para insinyur kapal selam. Laju kapal selam buatan mereka
2,5 kali lebih cepat setelah meniru si lumba-lumba!
Tak hanya di darat dan udara, manusia juga ingin dapat mengarungi
samudra. Manusia berupaya membuat kapal laut yang tahan terhadap
segala keadaan. Namun ada satu rintangan utama yang harus dapat
diatasi sebuah kapal laut, yaitu kuatnya gaya hambatan air. Semakin
cepat kapal bergerak, semakin kuat gaya hambatan air yang menahan
laju geraknya. Para insinyur hidrodinamika berusaha merancang bentuk
kapal yang dapat memperkecil gaya hambatan air ini. Selain itu,
untuk membantu kapal mengurangi gaya hambat air, mereka juga membutuhkan
tenaga motor berkekuatan besar.
Lain halnya dengan lumba-lumba, hewan ini hanya memerlukan sedikit
tenaga untuk berenang dengan kecepatan yang tinggi. Mengapa hal
ini bisa terjadi? rahasianya terletak pada moncong dan kulit mamalia
lucu ini.
Moncong lumba-lumba berbentuk paruh. Bentuk ini sangat hidrodinamis
sehingga memudahkannya membelah air saat berenang dan menyelam,
serta melesat dengan cepat di samudera luas. Kapal-kapal modern
meniru moncong ini untuk desain haluan kapal mereka.

Kiri: Moncong lumba-lumba dipakai sebagai acuan pada perancangan
kapal-kapal modern. Rancangan menyerupai moncong lumba-lumba
digunakan pada kapal-kapal besar yang dibuat sekarang. Busur
jenis ini membelah permukaan air secara lebih baik, sehingga
mempercepat pergerakan kapal dengan penggunaan tenaga yang lebih
hemat. Rancangan busur berbentuk moncong lumba-lumba mampu menghemat
bahan bakar hingga 25%.
Tengah: Bentuk tubuh lumba-lumba memungkinkannya berenang
sangat cepat di dalam air. Para ilmuwan menemukan satu lagi
ciri yang berperan penting dalam kemampuan mamalia ini untuk
bergerak cepat: Kulit lumba-lumba tersusun atas tiga lapisan.
Lapisan terluar sangatlah tipis dan lentur. Lapisan tengah
terbuat dari bahan menyerupai sepon. Lapisan terdalam yang
tebal terdiri dari rambut-rambut lentur. Tekanan tiba-tiba
yang cenderung menghambat gerak renang cepat lumba-lumba,
diredam saat tekanan ini diteruskan ke lapisan terdalam. Setelah
4 tahun penelitian, para insinyur kapal selam Jerman berhasil
membuat lapisan jaket tiruan dengan sifat yang sama. Lapisan
jaket ini terbuat dari dua lapisan karet yang disisipi gelembung-gelembung
di antara kedua lapisan itu, mirip selsel kulit lumba-lumba.
Peningkatan sebesar 250% dalam kecepatan kapal selam dicapai
saat lapisan jaket tiruan ini digunakan.
Kanan: Moncong lumba-lumba menjadi acuan bagi para perancang
pesawat Concorde. Dalam penelitian yang dilakukan para insinyur
untuk mengurangi hambatan udara pada permukaan luar pesawat
Concorde, bentuk moncong lumba-lumba mengilhami mereka. Sirip
ekor pada ikan bekerja layaknya sebuah mesin di dalam air.
Sama halnya, mesin penggerak Concorde ditempatkan di bagian
belakangnya sehingga berfungsi sebagai sirip menyerupai motor
pendorong pada lumba-lumba. Hasil sangat baik dicapai dengan
rancangan ini.

Kulitnya yang lentur dan dapat bergerak menggelombang (layaknya
kain bendera yang tertiup angin), mampu mengatasi turbulensi
air dan memperkecil gaya hambat air.
|
Selain karena moncongnya yang istimewa, lumba-lumba juga sanggup
berenang dengan kecepatan tinggi karena tubuh dan kulitnya memang
dirancang khusus untuk mengurangi hambatan air. Ketika hewan ini
mulai berenang cepat, terbentuklah lapisan air tipis di permukaan
kulit mereka. Lapisan ini dinamakan lapisan penghalang. Lumba-lumba
diciptakan dengan kulit yang sangat lentur. Kulit itu akan bergerak
menggelombang ketika terjadi turbulensi air pada lapisan penghalang.
Dengan bergerak menggelombang berlawanan arah dari gerak turbulensi
tersebut, kulit ini mencegah terjadinya gaya hambat air. Hasilnya
adalah gerakan renang yang sangat cepat tanpa menimbulkan suara.

Dari organ istimewa yang terletak di bagian depan kepalanya,
lumba-lumba memancarkan gelombang berfrekuensi 200.000 Hertz
(getaran per detik). Dengan gelombang ini, selain mampu mengetahui
benda di depannya, setelah mengenali gema yang dipantulkan,
lumba-lumba mampu memperkirakan arah, jarak, kecepatan, ukuran
serta bentuk benda tersebut. Cara kerja sonar, yang juga dipakai
pada kapal selam, sama dengan alat milik lumba-lumba ini. |
Setelah 4 tahun mengadakan penelitian, para insinyur kapal selam
Jerman berhasil menemukan rahasia desain kulit lumba-lumba dan menirunya
untuk lapisan luar kapal selam. Kapal selam dengan kulit yang bersifat
serupa dengan kulit lumba-lumba ini berhasil menaikkan 250% kecepatannya.
Demikian juga kapal laut yang meniru moncong lumba-lumba untuk haluan
kapal. Kapal ‘bermoncong’ lumba-lumba berhasil menghemat
25 % bahan bakarnya.
Rancangan menakjubkan ini mustahil ada begitu saja tanpa disengaja.
Jelas bahwa Suatu Kecerdasan Mahatinggi telah menciptakan lumba-lumba.
Dialah Allah SWT. Bertasbih kepada-Nya seluruh isi jagat raya.
Bahasan
Utama - 3
DITIRU DALAM PEMBUATAN HELIKOPTER

Sayap capung merupakan rancangan yang menakjubkan. Selaput sayapnya
begitu terperinci dan aerodinamis. |
Sekilas, capung terlihat biasa saja dan
tidak menarik perhatian banyak orang. Kalaupun ada yang tertarik,
itu biasanya anak-anak, yang sering menjadikannya sebagai mainan.
Tahukah Anda bahwa “mainan anak-anak” yang mungil ini
diciptakan Allah dengan desain yang menakjubkan bahkan mengilhami
pembuatan helikopter?
Keinginan untuk dapat terbang di udara membuat manusia berusaha
keras untuk menciptakan teknologi yang dapat mewujudkan impiannya
itu. Selain terhadap burung, serangkaian penelitian dan pengamatan
juga telah dilakukan oleh para ilmuwan terhadap berbagai jenis serangga,
anatra lain kupu-kupu, capung, lalat dan lebah. Hasilnya: menakjubkan!

Gambar ini, yang menunjukkan jalan yang dilalui oleh seekor
lebah yang ditempatkan di dalam kotak kaca, memperlihatkan bagaimana
lebah itu berhasil terbang ke segala arah termasuk naik, turun,
dan dalam mendarat serta lepas landas. |
Dr. Adrian L. R. Thomas, misalnya. Peneliti dari Oxford University
ini telah menghabiskan 12 tahun untuk mempelajari cara terbang serangga.
Tiga tahun terakhir ia mengamati kupu-kupu. Hewan berwarna-warni
ini ia tempatkan di sebuah terowongan berbelit-belit. Di dalam terowongan
itu, kupu-kupu bisa terbang bebas atau hinggap ke bunga buatan.
Untuk melihat bagaiman gerak udara di sekitar kepakan sayap kupu-kupu,
Thomas menggunakan asap tipis. Sedangkan turbulensi udara direkam
dengan kamera digital supercepat.
“Ternyata kepakan sayap kupu-kupu tidaklah dilakukan secara
acak atau sembarangan, melainkan hasil dari sebuah mekanisme aerodinamika
yang betul-betul dipahami oleh mereka (kupu-kupu). Paling tidak
ada 6 cara kupu-kupu mengepakkan atau memutar sayapnya agar tetap
berada di udara sementara pesawat konvensional hanya mempunyai
dua bentuk gerakan agar bisa terangkat lebih tinggi. Satu di antaranya
dengan mekanisme putaran”, kata Thomas seperti dilansir
oleh jurnal Nature (Republika, Ahad, 15/12/02)
Gilles Martin, seorang fotografer alam, telah melakukan pengamatan
2 tahun untuk meneliti capung. Dan dia juga menyimpulkan bahwa makhluk
ini memiliki cara terbang yang sangat rumit.

Helikopter Sikorsky dirancang dengan meniru rancangan sempurna
dan kemampuan manuver dari seekor capung. MBB, perusahaan pembuat
senjata dan roket, telah mengambil rancangan aerodinamis dan
cara terbang capung sebagai acuan dalam pembuatan helikopter
jenis BO-105. Perusahaan helikopter Amerika Serikat, Sikorsky,
telah merancang desain baru dengan menjiplak secara langsung
cara capung terbang pada helikopter. Proses ini ditunjukkan
dengan gambar di atas dengan tahaptahap peralihan selama perancangan
helikopter. |
Tubuh capung menyerupai bentuk pilin yang terbungkus logam. Dua
sayapnya saling silang pada badannya dan menampakkan bias warna
dari biru muda hingga merah marun. Dengan bentuk demikian, capung
memiliki kemampuan manuver yang luar biasa. Tak peduli pada kecepatan
atau arah bagaimana pun ia bergerak, capung dapat mendadak berhenti
dan mulai terbang kembali dengan arah berlawanan. Atau, capung dapat
tetap diam di udara untuk berburu. Pada kedudukan seperti itu, ia
dapat bergerak dengan sangat cepat menuju mangsanya. Ia dapat mempercepat
gerakannya hingga kecepatan yang sangat mengejutkan untuk ukuran
seekor serangga: 25 mil/jam (40 km/jam).
Pada kecepatan ini, capung bertabrakan dengan mangsanya. Guncangan
akibat tabrakan ini sangat kuat. Namun, tubuhnya yang lentur dapat
meredam guncangan tersebut. Sebaliknya, hal yang sama tidak terjadi
pada mangsanya. Mangsa capung akan kehilangan kesadaran atau bahkan
mati karena benturan tersebut. Kecepatan capung ini dapat disejajarkan
dengan kecepatan seorang atlet lari 100 m di Olimpiade yaitu 24,4
mil/jam (39km/jam).
Kehebatan terbang capung ini rupanya telah dilirik oleh pembuat
helikopter terbaik di dunia, Sikorsy. Mereka menjadikan capung sebagai
model helikopter buatan mereka. Caranya, perusahaan IBM, mitra Sikorsky
dalam proyek ini, menempatkan suatu model capung ke dalam computer
(IBM 3081). Lalu 2000 penggambaran khusus dilakukan di komputer
dalam hal manuver (gerakan jungkir balik) capung di udara. Jadilah
helikopter itu dibuat dengan capung sebagai inspirasinya.

Kiri: Makhluk mungil ini memiliki kemampuan manuver yang hebat!
Kanan: Fotografer alam Gilles Martin sedang mengamati capung |
Inspirasi dari alam tentang teknologi terbang yang lain adalah
lalat dan lebah. Penelitian telah membuktikan bahwa 3 pesawat jet
yang dianggap terbaik dalam kelompoknya memiliki kemampuan manuver
yang jauh di bawah kemampuan manuver lalat dan lebah.
Sungguh banyak teknologi Allah yang menakjubkan. Teknologi manusia
sangatlah kerdil di hadapan-Nya. Bahkan manusia hanya mampu meniru
keajaiban-keajaiban desain di alam yang telah Allah ciptakan untuknya.
Namun sedikit sekali manusia yang mengambil pelajaran.
Bahasan Utama - 4
RANCANGAN YANG DITIRU MANUSIA
Ketika seorang manusia merancang suatu benda, sesungguhnya
ia tidak akan lepas dari ketergantungan pada Allah SWT. Gagasan,
ilham, bahan untuk mewujudkan rancangan, bahkan dirinya dan
kemampuan berpikirnya pun, semua berasal dari penciptaan oleh
Allah. Dari begitu banyak teknologi di alam yang Allah ciptakan,
baru sebagian kecil yang bisa dipelajari ilmunya dan ditiru
manusia. Itu pun sangat jauh dari kehebatan desain asli milik
Sang Khaliq. Berikut ini contoh-contoh rancangan yang ditiru
manusia.
Lumba-Lumba dan Kapal
Selam
Moncong lomba-lumba menjadi contoh rancangan haluan
kapal modern. Dengan bantuan bentuk seperti ini, kapal
menghemat 25 % dari penggunaan bahan bakarnya. Setelah
penelitian selama 4 tahun, insinyur kapal selam Jerman
berhasil membuat selubung buatan untuk melapisi kapal
selam yang mempunyai sifat sama dengan kulit lumba-lumba.
Peningkatan 250 % kecepatan kapal selam terlihat pada
kapal selam yang menggunakan selubung ini. |
|
Ikan Paus dan Sirip Selam
Ikan paus mempunya dua bagian lempeng mendatar di ekornya
yang lebar. Bentuk sirip tunggal (monofin) membantu
gaya renang yang mirip dengan ikan paus. Sirip ini sangat
tepat untuk olahraga selam. |
|
Kelinci dan Sepatu salju
Kelinci Amerika Utara memiliki kaki lebar dan ditutupi
bulu-bulu halus. Ini untuk mencegahnya terperangkap
di salju. Sepatu salju manusia pada dasarnya mempunyai
manfaat yang mirip dengan kaki kelinci ini. |
|
Kambing Gunung dan Sepatu Boot
Kaki kambing gunung sangat sempurna untuk mendaki bukit-bukit
cadas bahkan pada keadaan bersalju dan beku. Banyak sepatu
salju dan sepatu pendaki yang dirancang dengan diilhami
oleh kuku-kuku binatang ini. |
|
Sistem Perban Velcro dan Duri Semak
Insinyur Swiss Georges De mistral menemukan sistem kancing
yang disebut perban Velcro dengan meniru duri semak
setelah bersusah payah membuang bagian-bagian tanaman
ini yang menempel pada sepatunya. Mestral berfikir untuk
menggunakan sistem tanaman ini pada industri pakaian.
Ia membuat sistem tempel yang sama pada sebuah mantel
yang terdiri dari secarik nilon dengan kumparan dan
secarik lainnya dengan pengait. Karena kumparan dan
lengkungan yang lentur, sistem ini dengan mudah menempel
dan terlepas tanpa robek. Itulah mengapa pakaian astronot
saat ini dilengkapi dengan perban Velcro.
|
|
Sistem Tangan Manusia dan Robot
Banyak kalangan industri yang saat ini menggunakan bantuan
mesin. Buatan manusia yang cukup terkenal adalah tangan
robot yang meniru cara kerja tangan manusia. Kerja tangan
robot ini bisa distel melakukan suatu gerakan secara
berulang-ulang dan tanpa henti. Idenya ? darimana lagi
kalau bukan otot-otot dan sistem rangka manusia. |
|
Bentuk Tulang dan Rangka Bangunan
Bagian dalam tulang makhluk hidup yang berpori-pori
membuatnya tahan terhadap tekanan, khususnya pada sambungan
dimana “bangunan” tempat tulang ini berada
melebar. Rancangan khusus pada tulang ini menghasilkan
tulang yang ringan dan memiliki daya tahan. Bangunan
pun meniru sistem ini dalam banyak strukturnya. |
|
|
Bahasan Utama - 5
LEBIH KAKU DARIPADA KEPITING
Meski dengan seluruh teknologi tinggi
kita, bekerja di kedalaman samudra atau ruang angkasa, masih sangat
membahayakan para penyelam dan astronot. Karenanya, ilmuwan mulai
membuat robot untuk dipekerjakan dalam keadaan sesulit ini. Kini,
teknologi robot mempunyai terobosan baru dalam perencanaannya: “Robot
Biomimetik”, atau mesin yang meniru alam. Para ilmuwan berpendapat,
adalah jauh lebih baik membuat robot yang meniru makhluk hidup.
Misalnya, robot menyerupai kalajengking atau semut, dibuat untuk
menjelajahi gurun pasir; robot mirip ikan atau udang untuk penelitian
bawah laut. Dan ini semua jauh lebih baik dibandingkan jenis robot
lainnya.
Rancangan sempurna tubuh makhluk hidup
di alamlah yang mendorong ilmuwan menirunya. Artropoda adalah binatang
yang berjalan dengan cara terbaik di dunia. Artropoda sungguh gesit.
Karena itu, strukturnya telah menarik perhatian ilmuwan, dan penelitian
robot menjadikan makhluk ini sebagai contoh terbaik.
Salah
satu robot yang telah dibuat dengan ilham ini diberi nama Aeriol.
Ahli robotnya adalah Ed Williams. Aeriol mewakili robot artropoda,
atau robot berkaki-sambung yang pertama. Sang robot dirancang meniru
kepiting. Aeriol diharapkan akan dapat membantu ilmuwan dalam penelitian
wilayah yang belum diketahui. Namun, ada perbedaan besar antara
Aeriol dan makhluk hidup yang sesungguhnya. Betapa pun sangat menyerupai
kepiting, Aeriol masih saja mengambil tenaga yang diperlukan untuk
menggerakkan kaki-kakinya dari komputer yang terpogram sebelumnya.
Gerakannya jauh lebih kaku daripada kepiting. Bahkan robot terbaik
pun tidak dapat menandingi artropoda sebenarnya. Contoh ini menunjukkan
kepada kita, betapa kerja keras besar harus dikerahkan untuk meniru
satu saja dari keahlian makhluk hidup.
Teori evolusi Darwin menyatakan, makhluk hidup muncul tanpa perencanaan,
murni melalui peristiwa alamiah tanpa sengaja. Namun, semakin orang
mempelajari seluk beluk alam, semakin banyak bukti-bukti baru keberadaan
Allah ditemukan. Beragam contoh yang telah dipaparkan sejauh ini
telah menunjukkan kepada kita bagaimana alam menjadi sumber ilham
bagi para ilmuwan. Rancang bangun di alam telah diciptakan dengan
kesempurnaan yang sedemikian tinggi hingga karya terhebat manusia
tak mampu menyainginya. Ini menunjukkan kehebatan dan pengetahuan
mahatinggi yang Allah miliki, Dialah Pencipta seluruh alam. Kebenaran
lain yang patut dipahami adalah, Allah menciptakan segala sesuatu
tanpa meniru contoh apa pun. Ini adalah salah satu dari asma Allah.
Nama ‘Al Badii’ dalam Al Qur’an, bermakna “Yang
mencipta tanpa contoh.” Dalam Al Qur’an, Tuhan kita
berfirman:
Dia pencipta langit dan bumi. Bagaimana
Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan
segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang memiliki
sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada
Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu,
maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. (QS.
Al An’am, 6:101-102).
Keruntuhan Teori Evolusi
Siapakah Nenek Moyang Katak
Ikan
dan amfibi muncul di bumi secara tiba-tiba dan tanpa nenek moyang
apa pun. Evolusionis tidak dapat menjelaskan asal-usul kedua kelompok
makhluk hidup ini.
Evolusionis beranggapan bahwa invertebrata laut yang
ditemukan pada lapisan Kambrium berevolusi menjadi ikan dalam waktu
puluhan juta tahun. Akan tetapi, tidak ditemukan satu pun mata rantai
peralihan yang menunjukkan evolusi pernah terjadi di antara jenis
invertebrata dan ikan ini. Invertebrata, atau hewan tak bertulang
belakang, memiliki jaringan keras di luar tubuh mereka dan tidak
memiliki rangka dalam. Sebaliknya, ikan memiliki tulang, yakni jaringan
keras di dalam tubuh mereka. Dengan demikian, evolusi invertebrata
menjadi ikan adalah sebuah perubahan sangat besar yang seharusnya
telah meninggalkan bentuk-bentuk mata rantai peralihan yang menghubungkan
kedua kelompok hewan ini.
Evolusionis telah menggali lapisan-lapisan fosil selama
kurang lebih 140 tahun untuk mencari bentuk-bentuk yang diduga ada
tersebut. Mereka telah menemukan jutaan fosil invertebrata dan jutaan
fosil ikan; tapi tak seorang pun pernah menemukan satu bentuk pertengahan
di antara keduanya.
Menghadapi fakta ini, ahli paleontologi evolusionis,
Gerald T. Told, mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
Ketiga subdivisi ikan bertulang muncul pertama
kali dalam catatan fosil pada saat yang kira-kira bersamaan….Bagaimana
mereka berasal? Apa yang menyebabkan mereka sangat berbeda?...
Dan mengapa tidak ada jejak bentuk-bentuk peralihan sebelumnya?
(Gerald T. Todd, “Evolution of the Lung and the Origin of
Bony Fishes: A Casual Relationship”, American Zoologist,
Vol 26, no. 4, 1980, hal. 757)
 
Sebuah fosil berusia 280 juta tahun yang berasal dari spesies
katak yang telah punah. Penemuan ini mengungkapkan bahwa
katak muncul secara tiba-tiba di bumi tanpa pendahulu apa
pun.
|
Skenario evolusi juga mengatakan bahwa ikan, yang berevolusi
dari invertebrata, di kemudian hari merubah diri mereka sendiri
menjadi amfibi yang dapat hidup di darat. (Amfibi adalah hewan yang
dapat hidup di darat dan di air, seperti katak). Tapi, sebagaimana
yang ada dalam benak anda, skenario ini pun tidak memiliki bukti.
Tak satu fosil pun yang menunjukkan makhluk separuh ikan separuh
amfibi pernah ada. Meskipun enggan, kenyataan ini dibenarkan oleh
tokoh evolusionis terkemuka, Robert L. Carrol, penulis buku Vertebrate
Paleontology and Evolution: "Kami tidak memiliki fosil
berbentuk pertengahan antara ikan riphidistian dan amfibi-amfibi
awal." (R. L. Caroll, Vertebrate Paleontology and
Evolution, New York: W. H. Freeman and Co. 1988, hal. 4).
Singkatnya, ikan dan amfibi muncul secara tiba-tiba
dan keduanya telah memiliki bentuk sebagaimana yang ada sekarang
tanpa ada pendahulu. Dengan kata lain, Allah telah menciptakan mereka
masing-masing dalam bentuk yang sudah sempurna.
 
PERMASALAHAN SEPUTAR SISIK
Di antara kontradiksi penting dalam skema
rekaan evolusi ikan ke reptil adalah pembentukan kulit organisme
tersebut. Semua ikan memiliki sisik pada kulit tubuhnya
sedangkan amfibi tidak. Reptil yang diduga berevolusi dari
amfibi juga memiliki sisik. Jika kita beranggapan bahwa
terdapat hubungan evolusi di antara organisme-organisme
ini, kita pun harus mampu menjawab mengapa sisik, yang ada
pada ikan, menghilang pada amfibi, dan kemudian muncul kembali
pada reptil. Sayangnya, para evolusionis tidak mampu menjawab
pertanyaan ini.

|
|
 |
 |
Tidak dijumpai perbedaan sedikit pun
antara fosil ikan yang hidup ratusan juta tahun lalu dengan
ikan modern. Ikan telah diciptakan sebagai ikan, dan akan
senantiasa tetap seperti itu.
|
Keturunan yang akan dihasilkan dari telur-telur
katak yang terbuahi akan berjumlah cukup banyak sehingga mampu
menutupi telaga atau sungai yang mengalir. |
Keturunan katak yang menetas dari telur yang
terbuahi adalah organisme yang dirancang untuk hidup dalam air
sebelum menjalani metamorfosis. Ia mengambil oksigen melalui
insang layaknya ikan. Katak pada tahap ini disebut "berudu". |

Melalui metamorfosis, katak mengalami perubahan bentuk.
Di akhir perubahan yang sempurna ini, mereka menjadi teradaptasi
untuk hidup di darat.
|
KEAJAIBAN METAMORFOSIS
Katak awalnya dilahirkan di air, hidup di sini untuk beberapa
saat, dan kemudian muncul di darat setelah menjalani proses
yang dikenal dengan "metamorfosis". Sejumlah orang
beranggapan bahwa metamor-fosis adalah bukti evolusi, padahal
keduanya tidak ada kaitannya satu sama lain. Satu-satunya mekanisme
perkembangan yang dikemuka-kan oleh evolusi adalah mutasi. Metamorfosis
tidak muncul akibat peristiwa kebetulan sebagaimana mutasi.
Sebaliknya, perubahan ini diha-silkan oleh kode genetik dalam
katak. Dengan kata lain, fakta telah membuk- tikan bahwa ketika
seekor katak lahir, ia akan memiliki tubuh yang memungkinkannya
hidup di darat.
Klaim para evolusionis tentang perpindahan dari air ke darat
mengatakan bahwa ikan, dengan kode genetik yang secara khusus
dirancang untuk kehidupan di air, berubah menjadi makhluk darat
sebagai hasil dari mutasi acak dan kebetulan. Namun, dengan
alasan ini, sesungguhnya metamorfosis malah meruntuhkan teori
evolusi daripada mendukungnya. Sebab kesalahan terkecil dalam
proses metamorfosis berarti kematian atau cacat bagi organisme
tersebut. Sangatlah penting bagi metamorfosis untuk berlangsung
secara sempurna. Adalah mustahil jika proses serumit ini, yang
tidak memberi peluang bagi kesalahan, untuk terjadi melalui
mutasi acak dan kebetulan sebagaimana pernyataan evolusi. Pada
kenyataannya, metamorfosis adalah sebuah keajaiban yang mengungkapkan
kesempurnaan dalam penciptaan.
|
|
Tubuh Manusia
TAK PERNAH DAPAT DITIRU MANUSIA
Jantung
adalah salah satu organ tubuh terpenting kita, dan, karenanya, terletak
di tempat paling aman. Jantung ditempatkan di dalam tulang rusuk
kita agar terlindung dari benturan luar. Jantung kita mulai berdenyut
saat kita masih di dalam rahim ibu kita, dan terus berdenyut 70
hingga 100 kali per menit tanpa pernah berhenti. Jantung hanya beristirahat
setengah detik di antara tiap denyutannya, dan denyut jantung rata-rata
orang sehat adalah 10.000 kali per hari. Selama hidup, jumlah ini
keseluruhannya menjadi 255 juta denyut jantung.
Jantung kita memiliki empat bilik yang membantu memompa
darah beroksigen dan tak beroksigen ke wilayah berbeda pada tubuh
kita, tanpa saling bercampur. Masing-masing bilik memiliki katup
yang membuka dan menutup seiring detakan jantung, dan dengan adanya
semua bagian ini, jantung kita memperlihatkan rancangan sempurna.
Struktur sempurna ini menunjukkan pada kita bahwa jantung dibuat
oleh Pencipta, dan Pencipta itu adalah Allah, Tuhan seluruh alam.
Allah berfirman dalam Al Qur’an:
(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu
ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala
sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.
(QS. Al An’am, 6:102)

Jantung mengatur tekanan darah sehingga tidak membahayakan organ
tubuh: Jantung bekerja tidak seperti satu pompa tunggal, tetapi
seperti dua pompa yang berdampingan, yang memiliki bilik dan
serambi sendiri-sendiri. Pemisahan ini juga membagi dua sistem
peredaran darah. Bagian kanan jantung mengirim darah bertekanan
rendah ke paru-paru, sedangkan bagian kiri memompakan darah
bertekanan tinggi ke seluruh tubuh. Pengaturan tekanan ini sangat
penting, sebab jika darah yang dipompakan ke paru-paru memiliki
tekanan sama dengan darah yang dikirim ke seluruh tubuh, paru-paru
dapat pecah karena tidak kuat menahan tekanan. |
Penelitian tentang organ buatan telah semakin meningkat
dengan penggunaan teknologi maju masa kini. Salah satunya adalah
jantung buatan. Sebagaimana aslinya, jantung buatan pun terdiri
atas dua bilik. Itulah satu-satunya persamaan antara keduanya. Para
peneliti menempatkan sebuah motor di antara kedua biliknya. Motor
ini menekan dinding-dalam kedua bilik tersebut. Dan jantung pun
berdenyut.
Terdapat sebuah penampung di dalam pemompa jantung buatan. Dan terdapat
satu sistem lagi untuk memompa darah di dalam penampung tersebut.
Pada jantung asili, penampung itu sendirilah yang bertindak sebagai
pompa. Ini jauh lebih baik.
Jantung buatan bekerja dengan sebuah baterai yang ditempatkan
di dalam perut. Baterai ini perlu terus-menerus diisi ulang dengan
gelombang radio dari kotak baterai yang jauh lebih besar. Jantung
asli diberi makan dan tenaga oleh darah yang dipompanya. Ini membuatnya
mampu bekerja 50 hingga 60 tahun tanpa perlu perbaikan. Jantung
asli mampu memperbaiki dirinya sendiri. Karenanya, jantung asli
tak pernah kehilangan kemampuan untuk tetap bekerja.
Semua ciri jantung asli ini membuatnya sungguh istimewa.
Steven Vogel, seorang perekayasa dari Duke University di Amerika,
menyatakan bahwa jantung manusia takkan pernah dapat ditiru:
Ini karena mesin yang kita punyai, berapa pun keluaran
tenaga atau daya-kerjanya, bekerja dengan sangat berbeda... Otot
(jantung) adalah mesin yang lembut, basah, selalu mengembang dan
mengerut; dan itu sungguh tidak mirip dengan apa pun yang ada dalam
perbendaharaan teknologi kita. Jadi, Anda takkan mampu meniru sebuah
jantung. (Robert Kunzig, “The Beat Goes On,” Discover,
Januari 2000)
Singkatnya, dengan semua teknologinya, manusia takkan
pernah mampu membuat jantung. Mereka yang menyatakan bahwa jantung
dan keseluruhan tubuh yang melingkupinya ada tanpa melalui penciptaan
sengaja, jelas telah melakukan kesalahan besar. Allah memerintahkan
kita untuk merenungkan bukti-bukti penciptaan, dan bersyukur kepadaNya:
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu
(berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah? Yang telah
menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan
tubuh)mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia
menyusun tubuhmu. (QS. Al Infithaar, 82:6-8)
Iptek
Anak
MATA YANG BERCAHAYA
Teman-teman,
pasti kalian tidak asing lagi dengan binatang manis lucu bernama
kucing. Meskipun kelihatan manja dan ingin disayang, kucing adalah
binatang yang mandiri, dan hidup tanpa tergantung orang lain. Mereka
tidak pernah menyerah pada keinginan pemiliknya, sebagaimana dilakukan
oleh anjing piaraan. Seperti yang mungkin kalian sering lihat, kucing
mengeong bila merasa lapar, menggesekkan badannya ke kakimu bila
ingin di belai, mendengkur dengan senangnya bila dielus dan maksud-maksud
lain dengan aneka tingkah laku mereka.
Mata yang Menyala di Kegelapan
Tahukah
kalian bahwa kucing memiliki pandangan sempurna pada malam hari?
Ya, bahkan dalam tempat yang temaram binatang berbulu ini dapat
melihat. Allah telah menciptakan mata mereka berbeda dari mata-mata
lainnya. Dalam gelap pupil matanya membesar dan membulat untuk menerima
cahaya sebanyak mungkin. Hal ini menjadikan penglihatannya tajam.
Disamping itu, mata kucing memiliki lapisan tambahan
di belakang retinanya. Menembus retina tersebut, cahaya mencapai
lapisan ini dan dipantulkan kembali ke retina. Cahaya melewati retina
dua kali karena lapisan ini memantulkan cahaya kembali. Dengan demikian,
tidak seperti manusia, kucing dapat melihat dengan sangat jelas
di tempat temaram maupun gelap. Selain itu, mata kucing tampak menyala
pada malam hari. Hal ini dikarenakan lapisan tambahan tersebut,
memantulkan cahaya layaknya sebuah cermin. Pantulan cahaya inilah
yang membuat mata kucing terlihat menyala.
Ada sesuatu yang istimewa pada keempat kaki kucing.
Apakah itu? Saat membelai-belai sayang seekor kucing, kalian tidak
khawatir akan dilukai oleh kuku di kakinya. Akan tetapi dalam keadaan
bahaya, kaki-kaki kecil ini berubah menjadi cakar buas. Yang membuatnya
berbahaya adalah kuku tajam yang tersembunyi di balik telapak kakinya.
Keistimewaan lain pada kaki kucing adalah, keempat
kaki tersebut selalu dapat menopang tubuh kucing ketika jatuh. Kalian
telah tahu bahwa kucing selalu jatuh di atas keempat kakinya, sekalipun
mereka jatuh dari tempat tinggi. Hal ini terjadi karena mereka menggunakan
ekornya untuk menjaga keseimbangan ketika mereka jatuh, dan dengannya
menyetel pusat gravitasi tubuh mereka dan mendarat di atas kakinya.
Yang memberikan mereka sifat yang akan menjamin keamanan
binatang yang suka memanjat pohon atau berkeliaran di tempat yang
tinggi adalah Tuhan Yang Maha Perkasa, Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Dunia
Tumbuhan
LEBIH DARI SEKEDAR TIPIS DAN RIMBUN
Tipis,
lebar, rimbun, dan mudah melambai ketika ditiup angin. Begitulah
mungkin sekilas gambaran tentang daun tumbuhan. Namun sesederhana
inikah daun sesungguhnya. Marilah kita selami sejenak bagian tanaman
yang seringkali kita saksikan, namun jarang kita pelajari dengan
seksama ini.
Bayangkan bila daun tidak dapat menangkap
cahaya! Maka pabrik pengolahan makanan yang juga terdapat dalam
daun akan berhenti berproduksi. Tidak ada sumber makanan yang diantarkan
melalui pembuluh-pembuluh kayu ke seluruh bagian tanaman. Tidak
ada buah, daun muda, dan kayu yang dihasilkan. Tidak ada sumber
makanan yang disediakan bagi makhluk hidup lain.
Sementara itu, bangun dan bentuk daun
benar-benar sesuai dengan tugasnya, yaitu menangkap cahaya matahari.
Sekilas nampaknya tekstur tidak memberi makna apapun akan tugas
dan fungsi daun. Mari kita amati lebih dekat. Lapisan atas permukaan
daun, yaitu kutikula seringkali buram, tidak mengkilap, meskipun
pada beberapa jenis tanaman tertentu kilap daun merupakan ciri istimewa
tersendiri. Warna buram ini dimaksudkan agar cahaya yang dipantulkan
oleh daun dapat dibatasi sesedikit mungkin. Dengan demikian daun
dapat melaksanakan tugas produksi dengan maksimal.

Gambar di samping kanan menunjukkan bunga keladin kecil, yang
menyerupai stasiun radar mungil ketika berusaha mencari arah
matahari di langit. Sebagaimana semua tumbuhan lainnya, bunga
ini menghadap arah matahari agar dapat mengambil manfaat sinar
matahari dengan baik. Bunga matahari di atas merubah arah sesuai
dengan pergerakan matahari. Sel-sel daun yang sangat peka terhadap
cahaya dengan segera merubah arah penampangnya dan bergerak
menatap mentari. |
 |
Seringkali kita tidak terlampau “jeli”
membedakan susunan helai-helai daun pada tanaman di sekitar kita.
Padahal kalau kita amati dengan lebih teliti, banyak sekali variasi
susunan helain-helaian daun pada tanaman. Secara umum terdapat dua
golongan susunan daun, yaitu daun tunggal dan daun majemuk. Disebut
daun tunggal karena dalam satu tangkai daun terdapat hanya satu
helai daun. Daun tunggal bisa kita temukan pada tanaman misalnya,
jati, nangka, mawar, dan krisan. Sedangkan pada daun majemuk terdapat
lebih dari satu helai daun pada tiap tangkai daunnya. Angsana dan
mahoni adalah contoh yang paling sering kita lihat di sepanjang
jalan.
Satu hal yang tak kalah ajaib adalah
susunan daun yang ”merimbun”. Berteduh di bawah pohon
rindang di hari yang panas sering kali kita dilakukan. Tetapi pernahkah
kita berpikir, bahwa ada sesuatu di balik rimbunnya dedaunan? Kebanyakan
daun memiliki daun-daun rimbun dan ”saling berkait”
dan membentuk semacam ”mosaik”. Mosaik ini menciptakan
permukaan yang nyaris tak terputus untuk menangkap cahaya.
 
Bentuk dan rancangan tetumbuhan yang hidup di wilayah tropis
dan di gurun sangatlah berbeda, sebagaimana tampak pada gambar. |
Sebaliknya, tanaman-tanaman yang tumbuh
di daerah yang banyak menerima sinar matahari, misalnya pohon eukaliptus
di Australia, memiliki daun yang justru menjulur ke bawah. Penampakan
ini tentu saja bukan tak bermakna. Terlampau banyak menerima sinar
matahari menyebabkan terjadinya penguapan hebat pada pohon, yang
dapat mengganggu kesimbangan metabolisme di dalamnya. Menjulurnya
daun-daun eukaliptus dimaksudkan untuk meminimalkan permukaan yang
menghadap matahari, sehingga hanya sedikit pula air yang hilang
terkena panasnya matahari siang.
Lalu, siapakah yang mengaruniai pohon-pohon
dan daun-daun itu, kemampuan membentuk mosaik-mosaik tertentu, agar
ia dapat menjalankan fungsi dengan sebaik-baiknya. Adalah Allah
yang Mahakuasa atas segala sesuatu, yang menunjuki setiap makhluk-Nya
dengan ilham dan ilmu-Nya yang tiada batas.
Sejarah
ADA APA DENGAN PERANG DUNIA?
(bagian ketiga)s
Perang Dunia I menandai mulai munculnya sejumlah besar
gejala yang mematikan. Salah satu di antaranya adalah bahwa perang
mulai menyerang tidak hanya pasukan tentara, tetapi juga rakyat
sipil. Pengeboman pertama yang ditujukan kepada penduduk sipil adalah
serangan pada tahun 1915 ke Inggris oleh pesawat zeppelin Jerman.
Bom yang dijatuhkan dari pesawat zeppelin ini meminta korban nyawa
banyak orang tak berdosa.
Kapal selam Jerman U-boat memulai operasi untuk menembaki
kapal-kapal sipil yang melintasi Samudera Atlantik. Pada tanggal
7 Mei 1915, kapal lintas-atlantik terbesar di dunia, Lusitania,
tenggelam tepat di dekat pantai Irlandia karena serangan kapal U-boat.
Dari 2.000 orang penumpang Lusitania, sejumlah 1.195 orang tenggelam
atau tewas dalam serangan tersebut.
Bencana perang lainnya adalah senjata kimia. Gas beracun,
senjata yang pertama kali digunakan oleh Prancis dan kemudian juga
oleh Jerman, menyebabkan kematian menyedihkan ribuan serdadu. Banyak
serdadu menjadi buta karena gas tersebut, dan pasukan harus membagikan
topeng anti gas sebagai alat pelindung. Rakyat sipil pun diberikan
topeng anti gas untuk melindungi mereka dari ancaman yang seringkali
mematikan ini. Bahkan anak-anak kecil pun binasa.
Medan paling ganas dari Perang Dunia I terlihat di
Canakkale. Armada Prancis dan Inggris mendobrak garis pertahanan
Kekhalifahan Utsmaniyyah dan memulai serangan ke arah Laut Hitam.
Namun, armada terbesar di dunia ini terhenti dengan serta-merta
saat berhadapan dengan pasukan meriam Turki.
Setelah menderita kekalahan di laut ini, Inggris mengirim
pasukan darat ke Gallipoli. Tentara Turki menunjukkan jiwa kepahlawanan
yang bersejarah dan memukul balik serangan ini. Setelah perang yang
berlangsung selama berbulan-bulan, pasukan Inggris terpaksa menarik
diri dari Canakkale. Sejumlah 250.000 serdadu Turki, ditambah dengan
serdadu Anzac dan Inggris dalam jumlah yang hampir sama, menemui
ajal mereka di sini.

Di pertempuran Gallipoli, tentara Kekhalifahan Utsmaniyyah Turki
dengan gagah berani menghadang pasukan musuh yang dipimpin Inggris.
Dalam pertempuran itu sekitar 250.000 serdadu Turki ditambah
dengan serdadu Anzac dan Inggris dalam jumlah yang hampir sama,
menemui ajal mereka. |
Pada tahun 1918, Perang Dunia I akhirnya berakhir,
setelah empat tahun serangan tanpa guna di tangan tentara Jerman,
Prancis, dan Inggris. Namun perdamaian ini, yang dinyatakan pada
jam 11 pagi, hari kesebelas dari bulan kesebelas, tidak membawa
kebahagiaan untuk siapa pun.
Ratusan ribu serdadu menjadi cacat. Sebagian lainnya
terbukti tidak mampu mengatasi dampak kejiwaan karena perang setelah
tinggal di dalam parit yang penuh dengan lumpur, kotoran, dan mayat.
Bentuk trauma yang dikenal sebagai “shell shock” atau
“kejutan bom” sangat umum di antara para veteran perang,
dan hal ini menyebabkan penderitanya mengalami serangan ketakutan
dan goncangan yang berat. Rasa takut akan dibom, yang mereka alami
setiap hari selama empat tahun berturut-turut, telah terukir di
benak mereka. Ada beberapa penderita yang merasa harus segera bersembunyi
hanya karena kata ‘bom’ disebutkan. Beberapa veteran
bahkan merasa ngeri setiap kali mereka melihat seragam. Puluhan
ribu serdadu juga kehilangan satu atau lebih anggota badannya dalam
perang ini. Serdadu ini adalah tentara yang mata, dagu, atau hidungnya
menjadi cacat selama pengeboman, sehingga topeng khusus diciptakan
di Eropa untuk menyembunyikan wajah mereka yang cacat..
Derita yang parah akibat Perang Dunia I juga tercermin
di dalam karya seni. Hasil karya sesudah perang menggambarkan kesakitan
dan penyakit jiwa. Karya-karya ini tidak hanya mencerminkan keadaan
jiwa sang seniman, namun juga keadaan jiwa seluruh generasi tersebut.
Generasi yang merasakan akibat kesengsaraan perang yang sangat mendalam
ini kemudian dijuluki “Generasi yang Hilang.”

Kehancuran yang diakibatkan oleh perang |
Sebagaimana yang telah kita saksikan, perang adalah
perantara kekejaman yang besar yang tidak bermanfaat bagi pribadi
atau pun masyarakat. Perang adalah malapetaka kemanusiaan yang menimbulkan
kepedihan besar dan menorehkan luka yang dalam kepada manusia, yang
akan perlu waktu lama, jika dapat disembuhkan.
Allah, di lain pihak, telah memerintahkan manusia untuk
menghindari perang dan mengutamakan perdamaian. Allah memberi kabar
gembira untuk orang yang melakukan amal saleh:
Negeri akhirat itu, Kami jadikan
untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat
kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi
orang-orang yang bertakwa. (QS. Al Qashash, 28:83)
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman
dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat
kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang
yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat? (QS.
Shaad, 38:28)
Jadi, apakah penyebab bencana ini, yang telah mengubah
Eropa menjadi lautan darah? Mengapa para pemimpin negara-negara
berkuasa menjerumuskan bangsa mereka ke dalam lembah kematian yang
sia-sia ini? (bersambung)
Tafakur
AR RAZZAAQ,
MAHA PEMBERI REZEKI
Sesungguhnya
Allah Dia-lah Maha Pemberi rezki Yang
Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh. (QS. Adz Dzaariyaat, 51:58)
Allah sangat lembut dan kasih sayang pada hamba-Nya,
dan memberikan mereka kehidupan di bumi yang penuh kenikmatan. Sedemikian
hingga tanah pun menumbuhkan tunas dan hijauan meski manusia tidak
menggarapnya. Dari tanah itu dihasilkanlah buah-buahan serta sayur-mayur
berwarna kuning, hijau dan oranye. Masing-masing memiliki bau, rasa,
dan zat-zat makanan yang khas, yang sangat berguna bagi manusia
dalam hidupnya. Keberlimpahan nikmat nabati ini ada begitu saja
sejak manusia dilahirkan, walau tanpa diminta.
Lautan biru yang cerah serta wilayah perairan lainnya
menutupi sekitar tiga perempat permukaan bumi. Wilayah ini dipenuhi
ribuan ikan yang lezat dengan cita rasa yang beragam. Aneka jenis
ikan ini pun mengandung zat-zat gizi yang diperlukan untuk kehidupan
manusia. Sekali lagi, tak seorang pun pernah berdoa agar lautan
ini dipenuhi aneka jenis satwa yang memberikan kenikmatan tersendiri
bagi manusia yang memakannya.
Manusia terlahir dengan segala bentuk rezeki ini tanpa ia pernah
meminta terlebih dahulu. Adalah Allah, Yang Maha Pemberi Rezeki,
yang memberikan semua ini kepada kita walau tanpa kita pernah memohon
kepada-Nya. Allah melimpahkan semua rahmat ini pada manusia dalam
kehidupan dunia. Di surga, nikmat yang jauh lebih banyak lagi menanti
orang-orang yang beriman. Allah menggambarkan kelebihan nikmat di
surga ini dalam Al Qur’an:
”Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan
untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan
mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS. Al Israa’, 17:32)
|